Chapter
6
Talgeyr
Bangsa Elrika memiliki satu ciri khas : mereka semua
cantik. Sudah diketahui umum kalau bangsa tersebut hanya terdiri dari kaum
perempuan. Masing-masing dari perempuan itu memiliki ciri-ciri fisik yang sama.
Setiap Elrika memiliki rambut berwarna emas dengan pupil mata berwarna sama. Keiistimewaan ini membuat Elrika selalu
mencolok di tengah-tengah keramaian.
Elrika tinggal di dua hutan besar, hutan
Alvina dan hutan Teresala. Nama hutan
ini konon diambil dari kakak beradik pemimpin generasi perang dua belas bangsa.
Sumber lain mengatakan nama ini adalah nama seorang Elrika dan pelindungnya,
Alvina sebagai Elrika dan Teresala sebagai pelindung. Ada semacam pertahanan
khusus yang membuat bangsa selain Elrika tidak dapat memasuki hutan Alvina dan
Teresala. Kedua hutan ini belum pernah dimasuki bangsa lain, khususnya
laki-laki. Lalu bagaimana bangsa Elrika bisa berinteraksi dengan bangsa lain?
Pada usia 18 tahun, seluruh gadis Elrika
menjalani ritual yang biasa dikenal dengan sebutan ‘masa transisi’. Pada masa
transisi ini mereka keluar dari hutan dan berbaur dengan bangsa-bangsa lain.
Tidak banyak yang diketahui apa tujuan dilakukannya transisi ini, namun satu
hal yang pasti, para gadis Elrika ini selalu kembali ke hutannya dalam salah
satu dari dua kondisi. Pertama, apabila mereka mengandung dan kedua, apabila
mereka bersama seorang pelindung. Informasi mengenai hal ini sangat sulit
dipastikan, karena selain kemustahilan memelajari gaya hidup mereka di hutan,
bangsa Elrika juga sangat enggan membuka rahasia mereka.
Satu fakta menarik mengenai Elrika adalah
kemampuan mereka dalam berbahasa. Mereka mampu berbahasa apa pun. Mereka juga
mampu berkomunikasi dengan alam, termasuk binatang dan tumbuhan. Kemampuan ini
diduga menjadi salah satu penyebab kenapa setiap Elrika adalah vegetarian.
Mereka menolak untuk membunuh dan mengonsumsi binatang. Dalam perang dua belas
bangsa, diketahui bangsa Elrika mampu menggunakan kemampuan ini dalam
pertempuran. Mereka mampu memanipulasi para hewan dan alam ini sebagai bala
bantuan.
Satu kekuatan tempur utama bangsa Elrika
adalah pelindung atau dalam bahasa kuno Elrika disebut ‘talgeyr’. Talgeyr
adalah para laki-laki yang memiliki hubungan misterius dengan pasangan
Elrikanya. Mereka memiliki kemampuan tempur yang luar biasa. Kecepatan dan
kekuatan mereka beberapa kali lipat lebih besar dari laki-laki prajurit bangsa
Vierr. Mereka memakai tombak misterius yang bisa dimunculkan dan dihilangkan
sesuka hati mereka. Ketika mereka terluka parah, pasangan Elrikanya memiliki
kemampuan untuk menyembuhkan mereka dalam hitungan menit. Sungguh aset kekuatan
tempur yang mengerikan.
Tidak banyak yang bisa diketahui mengenai
keberadaan talgeyr ini. Dalam banyak versi, bisa dikatakan mereka adalah bagian
dari bangsa Elrika. Namun, banyak juga sumber yang yakin bahwa mereka hanyalah
penjaga, tidak lebih. Dalam beberapa catatan, diketahui warna mata para talgeyr
ternyata juga berwarna emas. Diketahui pula bahwa Elrika yang memiliki seorang
pelindung memiliki warna mata yang berbeda dari Elrika lain, yaitu perak. Namun,
tidak banyak kesimpulan yang bisa diambil dari fakta ini.
Gerolog Tanserim, pakar enam bangsa,
berpendapat bahwa talgeyr adalah salah satu manifestasi kemampuan bangsa Elrika
dalam berkomunikasi dengan alam. Dia menjelaskan teorinya yang menganggap para
talgeyr adalah entitas ciptaan bangsa Elrika yang dibuat dari alam, dengan cara
misterius yang hanya diketahui bangsa Elrika, membandingkannya dengan para roh
peliharaan bangsa Charment, hanya saja talgeyr berada dalam wujud manusia. Teori
ini banyak disetujui, meskipun kemampuan talgeyr yang jauh lebih kompleks dari
roh bangsa Charment, khususnya dalam hal berinteraksi dan bertindak,
menimbulkan banyak tanda tanya. Talgeyr mampu bercakap-cakap dan membuat
keputusan sendiri, berbeda dari roh bangsa Charment yang terikat dan patuh
dengan pemiliknya.
Kemisteriusan bangsa Elrika telah mengundang
rasa penasaran setiap orang, meskipun tanda-tanda bahwa rahasia mereka akan
terungkap sangat minim. Satu hal yang pasti, bangsa Elrika, kendati hanya
terdiri dari perempuan, tidak bisa dianggap sebagai bangsa yang lemah. Bangsa
Elrika adalah salah satu bangsa yang paling disegani selain bangsa Charment dan
bangsa Erross.
Bagian
awal buku ‘Mengungkap Rahasia Elrika’, Erentin
Lian
Alam
berbisik. Pohon-pohon melambai-lambai dan membisikan kata-kata pemberi
semangat. Satu atau dua mengejek dan mencemooh, tapi tentu saja dalam bentuk
tidak lebih dari candaan. Myana mengusap air matanya.
Dia
sudah melepas rindu dengan ibunya, menghabiskan waktu tiga hari di rumah
pohonnya yang sederhana. Ibunya adalah wanita yang cantik dan ceria. Dia
memeluk Myana berulang-ulang, mengecupnya dan tak henti-hentinya memberikan
nasihat.
I'm not satisfied at all with my writing.. but this will do for now
No comments:
Post a Comment