“Sudah puluhan
orang kutawari pekerjaan ini dan tak satu pun dari mereka mengerti ini. Yah,
beberapa dari mereka memang tidak
bisa membaca.”
“Bagaimana bisa
pekerjaan ini dilakukan?” tanya Sven keheranan.
“Entahlah. Kita tahu
kan penyihir-penyihir memang sinting,” kata Bradley mencemooh. “Jadi, kau masih
berminat?”
Meskipun ingin
sekali menerima pekerjaan itu, Sven sama sekali tidak tahu harus memulai dari
mana jika dia tidak bisa mengerti arti dari tugas itu. Dengan kecewa Sven
memilih pekerjaan termahal berikutnya. Maka disinilah dia, menyelesaikan tugas
itu, membawa utuh seekor singa gurun. Jumlah hadiahnya yang tidak sebesar
tawaran pertama membuatnya murung.
Namun, Bradley
membawa sebuah kabar kali ini.
“Seseorang mampu
membacanya!” katanya riang, “Ini hari keberuntunganku!”
Sven segera duduk
tegak dari posisi malasnya sedetik yang lalu.
“Apa!? Siapa!?
Bagaimana!?”
“Dia
agak mirip kau kurasa,” kata Bradley menilai. “Tidak juga, tapi mirip.”
Sven
mengabaikan penyataan aneh ini.
“Dia
menerima pekerjaan itu kalau begitu?”
“Tidak.”
“Tidak?”
“Tidak,”
kata Bradley, terkekeh senang. Sven terheran-heran dengan sikap ini. Mengapa
dia sesenang itu kalau pekerjaannya tidak diterima? Akan tetapi keanehan sikap
Bradley tidak begitu penting. Sven mencerna informasi baru ini dengan hati-hati.
Dia berusaha memilah kata-katanya. Ditaruhnya imbalan uang yang baru saja ia
terima di meja hadapannya. Sven menatap Bradley
lekat-lekat.
“Ini
semua untukmu, tuan Bradley,” katanya pelan.
Bradley
mengernyit.
“Kapan
dia datang kemari?” tanya Sven.
Bradley
tampak paham.
“Ah,”
Dia
tertawa pelan, kemudian mengambil bungkusan uang di hadapannya.
“Tadi
pagi, dia bertanya, aku menjawab, kutawari pekerjaan itu. Dia bilang dia
mengerti pekerjaan itu, namun menolak,”
“dia
tidak seperti ranvel pada umumnya, tidak besar, tidak seram dan kelewat rapi, makanya
kubilang dia mirip kau, bukan wajahnya tentu saja,”
“Dia menyebut dirinya, El—siapa namanya—El,
Ya! Elkal! Terlalu sopan, repot-repot memerkenalkan diri, sama seperti kau
juga. Agak nyentrik, maksudku, siapa yang mau memakai jubah berwarna merah
mencolok?”
Bradley
mengaduk-aduk isi lacinya, kemudian menyerahkan selembar kertas.
“Akhirnya
dia mengambil pekerjaan ini, tetapi kurasa dia masih di kota. Pekerjaan ini juga
sulit soalnya, membutuhkan waktu persiapan,”
Sven
mengamati kertas di tangannya. Kemungkinan orang yang dimaksud Bradley itu akan
menginap di penginapan di bagian selatan kota, jika dia memang ingin berburu
makhluk di deskripsi kertas itu.
Bradley
tampaknya bisa memahami arah pikiran Sven.
“Aku
tahu dia menginap di mana,” celetuknya.
Sven
kembali menatap Bradley. Dia cukup terkejut mendengar Bradley mengetahui
informasi itu. Para agen biasanya tidak mau tahu menahu hal apa pun setelah
ranvel menerima pekerjaannya.
“Kenapa
kau bisa tahu?” tanya Sven.
“Cukup
bahwa aku tahu,” Bradley berkilah. “Pertanyaan sebenarnya adalah apakah aku mau
memberitahunya padamu atau tidak.”
Sven
sudah akan menyerang isi kantungnya lagi ketika Bradley tertawa kecil.
“Kau
sangat royal Sven,” katanya. “Ranvel tampaknya profesi yang menguntungkan
bagimu. Tetapi tenanglah, aku sedang berbaik hati saat ini,”
“Dia
menginap di penginapan bernama Go’iss Par’an, di bagian selatan kota, bagian selatan ini sudah kau tebak kurasa.”
Informasi
ini membuat Sven sangat senang. Dia meminta lembaran pekerjaan tempo hari dan
bergegas pergi.
“Pesanku,”
kata Bradley, ketika Sven sudah di ambang pintu untuk pergi. “Jauhi orang itu.”
*
Bagian
selatan kota Ilia tidak semakmur bagian barat dan utaranya. Rumah-rumahnya lebih
kecil, jalan-jalannya lebih sempit dan tidak begitu banyak aktivitas. Bagian utara
kota adalah pusat perdagangan, sementara bagian barat adalah tempat para agen
ranvel. Gurun Travia yang maha luas di bagian selatan jarang dijamah, karena
keberadaan bandit gurun dan makhluk-makhluk kurang menyenangkan yang biasanya
adalah buruan para ranvel. Belum lagi di gurun itu terkadang kau menemukan
koloni najril yang selalu meminta upeti kepada mereka yang kebetulan lewat.
1 comment:
Situs Taruhan Togel Online Sgp Hk Aman Dan Terpercaya
Togel SGP Online
Post a Comment